Menerima atas Nikmat Pekerjaan



Diterima di tempat kerja tentunya merupakan sebuah kebahagiaan yang besar bagi semua orang. Mendapat pekerjaan memang bukan perkara mudah karena butuh usaha yang besar dalam mempersiapkan berkas, ujian seleksi, proses sosialisasi, hingga ditugaskan atas pekerjaan tertentu. Sungguh amat semangat bagi setiap orang yang menjalani proses awal tersebut tentunya dengan segudang harapan untuk memperbaiki kondisi dan memenuhi segala kebutuhan hidupnya.

Namun, segala semangat di awal itu tentunya akan berbanding terbaik dengan setelah diterima di tempat kerja. Bagaimanapun akan selalu ada ujian yang dapat memutarbalikan segala perasaan. Rasa semangat di awal bisa menjadi rasa malas dengan ketidakcocokan di tempat kerja. Banyak hal yang dapat terjadi seperti tekanan yang terlalu tinggi, ketidakcocokan atasan, ketidakcocokan pekerjaan, atau ketidakcocokan lingkungan yang membuat kita setiap hari menelan racun negatif.

Saya tidak tahu, apakah setiap orang mengalaminya atau hanya orang-orang tertentu saja. Saya pribadi sempat merasakan keinginan untuk resign dari pekerjaan saat ini, padahal saya masuk baru dalam hitungan hari. Orang lain yang melihat pekerjaan saya saat ini bagaikan pencapaian yang luar biasa dan sangat patut dibanggakan. Mereka tidak mengetahui apa yang saya rasakan, hanya melihat dari hal-hal yang terlihat enak saja. Pandangan orang tersebut membuat pikiran semakin kalut dan perasaan negatif semakin menguat.

Akhirnya, saya tersadar mengenai kondisi negatif tersebut membuat perkembangan saya terkurung. Hal yang perlu saya sadari lagi bahwa rejeki, sahabat yang baik, dan hal-hal lain yang sebelumnya tidak saya peroleh itu didapatkan dari pekerjaan ini. Ini waktunya saya berubah, berubah untuk lebih legowo dan bersyukur atas apa yang saya dapatkan. Sedikit demi sedikit negative vibes itu memudar dan aura-aura positif mulai berkembang di sekitar saya. Ketidakcocokan tersebut bisa menjadi pelajaran untuk menambah hal-hal yang sebelumnya tidak diketahui. Memanfaatkan waktu kosong untuk melakukan hal-hal yang sesuai passion. Bertemanlah dengan orang-orang yang dapat menjadi support system dalam hidup.

Komentar