Keinginan untuk Beli Tablet Baru

Kemunculan tablet Xiaomi dan Huawei di pasar gawai Indonesia sanggat menggugah hati untuk memilikinya. Bisa dibilang kedua brand tersebut memiliki harga tablet 10-11 inchi yang tergolong murah namun dilengkapi tambahan pen yang sangat berguna untuk produktivitas. Aku yang sebenarnya sudah memiliki Samsung Tab A8 ukuran 8 inch yang sudah dilengkapi dengan stylus merasa kurang karena ukuran layar yang dirasa kurang besar karena kebutuhanku untuk membaca paper riset kurang terakomodasi karena ukuran layar dan juga stylus yang terlalu kecil, membuat kurang enak untuk dipakai menulis.

Tidak hanya galau terkait tablet, aku juga sempat galau untuk memilih e-book reader besutan Boox khususnya yang ada pen-nya. Karena kebutuhanku memang hanya untuk membaca dan menulis catatan saja, tapi ternyata harganya sangat mahal, belum lagi barangnya memang impor. Hal ini membuat aku cenderung memilih tablet dibanding e-book reader. Masalahnya, jika aku memilih produk selain Samsung, perlu ada upaya besar untuk memindahkan semua catatan-ku di Samsung Notes ke aplikasi lain bawaan tablet baru. Selain itu nantinya tidak akan tersinkronisasi dengan HP. Sempat juga kepikiran menggunakan aplikasi pihak ketiga, seperti Goodnotes, tapi harus langganan bulanan juga. Jadi pertimbangan tersebut masih aku pikirkan matang-matang dan brand Samsung masih jadi pilihan utama aku jika harus mengganti gawai.

Aku sih berharap banget Samsung bisa mengeluarkan tablet terbarunya dengan varian layar paperlike. Cukup dengan tablet di bawah 10 juta, aku rasa kebutuhanku untuk membaca dan menulis sudah cukup. Aku tidak perlu menggunakan tabley untuk kerja berat juga karena sudah ada laptop yang jauh mempermudah pekerjaan. Tapi ya semiga aku masih bisa bertahan dengan tablet lama ini, meskipun kecil, tapi masih sehat dan masih bisa berguna.

Komentar